Getaran mesin mobil yang terasa tidak normal sering kali menjadi tanda awal adanya masalah pada sistem mesin atau komponen pendukungnya. Getaran ini bisa terasa saat mobil langsam, ketika AC dinyalakan, atau bahkan saat mobil mulai berjalan. Jika dibiarkan, getaran berlebih dapat menurunkan kenyamanan berkendara dan memicu kerusakan lanjutan.
Untuk itu, penting memahami penyebab getaran mesin mobil tidak normal agar penanganannya bisa dilakukan dengan tepat.
Apa Itu Getaran Mesin Mobil Tidak Normal?
Getaran mesin mobil tidak normal adalah kondisi ketika mesin bergetar lebih kuat dari kondisi biasanya. Getaran ini dapat terasa hingga ke setir, pedal, atau kabin mobil. Penyebabnya umunya karena putaran mesin tidak stabil atau komponen peredam getaran sudah bermasalah.
Getaran ringan masih tergolong wajar, tetapi jika terasa semakin kuat atau terus-menerus, kondisi ini perlu segera diperiksa.
Ciri-Ciri Getaran Mesin Tidak Normal
Beberapa gejala yang umum dirasakan antara lain:
- Mesin bergetar kuat saat idle atau berhenti
- Getaran terasa di setir dan dashboard
- Getaran bertambah saat AC dinyalakan
- Mesin terasa kasar dan tidak halus
- Getaran muncul saat pindah gigi
- Suara mesin terdengar tidak normal
Penyebab Getaran Mesin Mobil Tidak Normal
1. Engine Mounting Aus atau Rusak
Engine mounting berfungsi meredam getaran mesin sebelum diteruskan ke bodi mobil. Jika mounting sudah aus, retak, atau pecah, getaran mesin akan langsung terasa di kabin.
2. Pembakaran Mesin Tidak Sempurna
Masalah pada busi, koil, atau injektor dapat menyebabkan pembakaran tidak merata antar silinder. Kondisi ini membuat mesin tidak seimbang dan menimbulkan getaran.
3. Throttle Body Kotor
Throttle body yang kotor membuat aliran udara tidak stabil. Akibatnya, RPM naik turun dan mesin bergetar terutama saat langsam.
4. RPM Idle Terlalu Rendah
Putaran mesin yang terlalu rendah, terutama saat AC menyala, membuat mesin bekerja lebih berat dan memicu getaran berlebih.
5. Kompresi Mesin Tidak Merata
Perbedaan tekanan kompresi antar silinder menyebabkan tenaga mesin tidak seimbang, sehingga mesin terasa bergetar dan kurang halus.
6. Knalpot atau Dudukan Mesin Bermasalah
Knalpot yang longgar atau menyentuh bodi mobil juga dapat menimbulkan getaran yang sering disalahartikan sebagai getaran mesin.
Dampak Jika Getaran Mesin Dibiarkan
Jika getaran mesin tidak normal tidak segera ditangani, dapat menimbulkan beberapa dampak berikut:
- Kenyamanan berkendara menurun
- Komponen mesin dan bodi cepat aus
- Baut dan dudukan mesin cepat longgar
- Risiko kerusakan mesin bertambah
- Biaya perbaikan menjadi lebih besar
Cara Mengatasi Getaran Mesin Mobil Tidak Normal
Penanganan getaran mesin harus disesuaikan dengan penyebabnya, antara lain:
- Mengganti engine mounting yang sudah aus
- Membersihkan throttle body
- Servis sistem pengapian
- Menyetel ulang RPM idle
- Melakukan scanning ECU
- Pemeriksaan kompresi mesin
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya fokus pada satu komponen.
Pemeriksaan Getaran Mesin Secara Menyeluruh

Getaran mesin sering kali disebabkan oleh kombinasi beberapa masalah. Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh sangat penting untuk memastikan sumber getaran yang sebenarnya.
Di Bengkel Sejuk Muchtar Jakarta Barat, pemeriksaan dilakukan dengan mengecek kondisi mesin, engine mounting, sistem pengapian, aliran udara, serta pembacaan data sensormelalui scanner. Dengan pemeriksaan yang tepat, perbaikan dapat dilakukan secara efektif dan sesuai kebutuhan kendaraan.
Kesimpulan
Getaran mesin mobil tidak normal merupakan tanda adanya masalah yang tidak boleh diabaikan. Semakin cepat diperiksa, semakin kecil risiko kerusakan lanjutan dan biaya perbaikan yang lebih besar.
Bagi Anda yang berada di Jakarta Berat dan sekitarnya, lakukan booking servis di Bengkel Sejuk Muchtar untuk pemeriksaan dan penanganan getaran mesin secara menyeluruh.

