Power steering bocor adalah salah satu masalah pada sistem kemudi yang sering diremehkan, namun memiliki potensi risiko keselamatan yang tinggi. Banyak pengemudi masih beranggapan bahwa selama setir masih bisa diputar, mobil masih aman digunakan. Padahal dalam dunia mekanik, kebocoran pada sistem power steering adalah sinyal awal kegagalan komponen hidrolik.
Bagi pengemudi harian maupun pencinta otomotif, kemudi yang ringan, presisi, dan senyap adalah standar kenyamanan sekaligus keamanan. Ketika sistem power steering mulai bocor, gejala awalnya bisa berupa setir terasa lebih berat, muncul bunyi mendengung saat belok, hingga oli power steering yang terus berkurang tanpa sebab jelas.
Power steering bukan sekadar fitur kenyamanan. Ia adalah komponen utama pengendalian kendaraan. Jika sistem ini gagal bekerja secara tiba-tiba. Misalnya saat kecepatan tinggi atau kondisi darurat, risiko kecelakaan meningkat drastis.
Di Sejuk Muchtar, sebagian masyarakat masih mengenal kami sebagai bengkel spesialis AC mobil. Namun saat ini, Sejuk Muchtar telah berkembang menjadi General Workshop (Bengkel Umum) dengan konsep One Stop Service, termasuk penanganan sistem kemudi dan drivetrain yang membutuhkan analisa presisi.
Dalam artikel edukasi ini, kami akan membedah mengapa power steering bisa bocor, mengenali lokasi dan jenis kebocorannya, serta solusi teknis yang benar, bukan sekadar tambal atau menambah oli.
Mengenali Pola Kebocoran: Dari Mana Oli Power Steering Keluar?
Sebelum memutuskan perbaikan, mekanik harus memahami kapan dan di mana kebocoran terjadi. Setiap titik bocor menunjukkan jenis kerusakan yang berbeda.
1. Oli Menetes Saat Mesin Mati
jika ditemukan tetesan oli di bawah mobil meski mesin mati:
- Biasanya berasal dari seal rack steer
- Atau sambungan selang tekanan rendah
Ini menandakan seal sudah getas dan tidak mampu menahan oli statis.
2. Bocor Saat Setir Diputar
Jika kebocoran muncul atau semakin parah saat setir dibelokkan:
- Tekanan hidrolik meningkat
- Kebocoran sering berasal dari selang high pressure atau seal pompa
Ini bukan kebocoran ringan, karena sistem bekerja pada tekanan tinggi.
3. Oli Berkurang Tanpa Bekas Tetesan Jelas
Kondisi ini sering membingungkan pemilik mobil.
- Oli merembes perlahan
- Menguap karena panas mesin
- Menempel di bawah mesin atau crossmember
Biasanya terjadi pada seal rack steer bagian dalam.
7 Penyebab Utama Power Steering Bocor (Analisa Mekanis)
Sistem power steering dari banyak komponen yang bekerja di bawah tekanan tinggi. Berikut penyebab teknis yang paling sering kami temukan di bengkel.
1. Seal Rack Steer Aus atau Getas
Rack steer memiliki beberapa seal internal yang terus terpapar tekanan dan panas.
Analisa:
Seiring usia kendaraan, seal kehilangan elastisitas. Ketika tekanan meningkat saat belok, oli akan lolos dari celah seal yang sudah keras.
2. Selang Power Steering Retak Halus
Selang karet memiliki serat penguat di dalamnya.
Masalah:
- Karet menua
- Retak mikro muncul
- Oli keluar sedikit demi sedikit
Sering luput dari pemeriksaan visual biasa.
3. Pompa Power Steering Bocor
Pompa bekerja terus mengikuti putaran mesin.
Penyebab umum:
- Oli jarang diganti
- Oli salah spesifikasi
- sistem pernah kekurangan oli
Seal pompa akan rusak lebih cepat dan menyebabkan tekanan tidak stabil.
4. Oli Power Steering Terlalu Lama Tidak Diganti
Banyak pemilik mobil tidak tahu bahwa oli power steering juga memiliki usia pakai.
Efek teknis:
- Oli terkontaminasi serpihan logam
- Seal tergerus
- Tekanan hidrolik tidak merata
Ini penyebab kebocoran berantai
5. Klem dan Sambungan Longgar
Klem yang sudah tua atau pernah dibuka-pasang tanpa torsi yang benar akan menyebabkan rembesan.
6. Rack Steer Pernah Terendam Air
Mobil yang sering menerjang banjir berisiko mengalami:
- Korosi batang rack
- Seal rusak dari dalam
- Bocor tidak merata
7. Getaran Akibat Mounting Mesin atau Transmisi Rusak
Mounting yang pecah membuat sistem kemudi menerima getaran berlebih dan mempercepat kerusakan seal.
Dampak Fatal Jika Power Steering Bocor Dibiarkan

Menunda perbaikan power steering bocor bukan soal kenyamanan, tapi keselamatan.
- Setir Mendadak Berat
- Pompa Power Steering Jebol
- Rack Steer Rusak Total
- Oli Menetes ke Belt & Komponen Lain
- Risiko Hilang Kendali Saat Berkendara
Biaya yang awalnya hanya ganti seal bisa berubah menjadi ganti satu set rack steer.
Mengapa Harus ke Sejuk Muchtar General Workshop?
Sejuk Muchtar adalah GENERAL WORKSHOP (Bengkel Umum) dengan divisi Engine, Drivetrain, Kaki-Kaki, dan Body Repair.
Keunggulan Kami:
- One Stop Service
- Mekanik berpengalaman puluhan tahun
- Alat lengkap & SOP jelas
- Transparan (part rusak ditunjukkan ke customer)
- Garansi pengerjaan
Alamat Bengkel:
Jl. H. Muchtar Raya No.23, RT.09/RW.08, Joglo, Kec. Kembangan, Jakarta Barat 11640
Kesimpulan: Kebocoran Kecil, Risiko Besar
Power steering bocor adalah peringatan dini kerusakan sistem kemudi. Jangan tunggu setir benar-benar berat atu pompa rusak total.
Jika Anda melihat oli berkurang, setir mulai berat, atau ada rembesan di bawah mesin, segera periksakan mobil Anda ke Sejuk Muchtar General Workshop.

